Identifikasi Tipologi Arsitektur Rumah Tradisional Melayu Di Kabupaten Langkat dan Perubahannya

Asnah Rumiati, Yuri Hermawan Prasetyo

Abstract


Rumah Tradisional Melayu (RTM) di Kabupaten Langkat masih terlihat eksistensinya walaupun keberadaannya sudah banyak mengalami perubahan. Bangunan tradisional memiliki kearifan lokal baik dari segi arsitektural maupun struktural yang merupakan wujud respon ekologi, sosial dan ekonomi lokal. Kajian ini bertujuan untuk untuk melakukan identifikasi tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara dan mengetahui perubahannya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologis yaitu merekam dan menyajikan fenomena yang ditemukan dilapangan sebagai fakta yang mencakup kondisi eksisting dan perubahannya. Pemilihan RTM yang diobservasi menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria pemilihan antara lain keaslian bentuk/arsitektur rumah dan rumah yang masih dihuni. Hasil kajian didiskripsikan secara kualitatif menurut klasifikasi dan kesamaan karakter. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa tipologi RTM dibedakan menjadi tiga, yaitu; rakyat vernakular, bangsawan vernakular dan modern vernakular. Ketiga tipologi RTM tersebut masih ditemukan di Kecamatan Hinai sedangkan di Kecamatan Tanjung Pura dan di Kecamatan Stabat tidak dijumpai tipologi RTM bangsawan vernakular. RTM rakyat vernakular yang paling banyak ditemukan di Kecamatan Stabat. Perubahan wujud dan ruang pada RTM merupakan bentuk upaya penghuni untuk mempertahankan eksistensi RTM namun terdapat keterbatasan dalam penggantian elemen seperti aslinya dan juga dipengaruhi perubahan pola hidup yang menuntut adanya fungsi ruang baru.

Keywords


Identifikasi; rumah tradisional; tipologi; vernakular;Melayu

Full Text:

PDF

References


Aufa, N. 2010. Tipologi Ruang dan Wujud Arsitektur Masjid Tradisional Kalimantan Selatan. Journal of Islamic Architecture Volume 1 Issue 2.

Galih, W. 2012. Tipologi Nusantara Green Architecture Dalam Rangka Konservasi dan Pengembangan Arsitektur Nusantara Bagi Perbaikan Kualitas Lingkungan Binaan. Jurnal Ruas, Volume 10 No. 2.

Hoseini, AHG. 2012. The Essence of Malay Vernacular Houses: Towards Understanding the Socio-Cultural and Environmental Values. Journal of the International Society for the Study of Vernacular Settlements.

Husny, M. L. 1976. Bentuk Rumah Tradisi Melayu. Medan.

Loka Teknologi Permukiman Medan. 2011. Laporan Akhir Kegiatan Inventarisasi dan Identifikasi Arsitektur Rumah Tradisional Melayu dan Nias di Provinsi Sumatera Utara.

Mochsen, M. 2005. Tipologi Geometri: Telaah Beberapa Karya Frank L. Wright dan Frank O. Gehry (Bangunan Rumah Tinggal sebagai Obyek Telaah). Rona Jurnal Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanudin Volume 2 No. 1, April 2005, Hal. 69-83

Ryeung, S., dkk. 2012. Modernization of the Vernacular Malay House in Kampong Bharu, Kuala Lumpur. Journal of Asian Architectture and Building Engineering-Vol. 11 No. 2 May

Page 95-102.

Sinar, T. L. 1993. Motif dan Ornamen Melayu. Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Seni

Budaya Melayu. Medan.

Siswanto, A. 2013. The Phenomenology of Lamban Tuha: The Local Wisdom of South Sumatra Traditional Architecture. International Transaction Journal of Engineering, Management, & Applied Sciences & Technologies.

Triyadi, S., Iwan S., Andi H. (2010). Perkembangan Tipologi Rumah Vernakular dan Responnya terhadap Bahaya Gempa, Studi Kasus: Desa Duku Ulu, Bengkulu. Jurnal Permukiman Vol. 5 No. 3 November Hal. 107-115.

Yuan, L. J. 1987. The Malay House: Rediscovering Malaysia’s Indigenous Shelter System. Institut Masyarakat. Pulau Pinang.

Zain, Z. 2012. Analisis Bentuk dan Ruang pada Rumah Melayu Tradisional Di Kota Sambas Kalimantan Barat. Jurnal Arsitektur Nalar. Universitas Muhammadiyah Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2013.8.78-88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.