Penerapan Standar Keselamatan Evakuasi Kebakaran Pada Bangunan Gedung Di Indonesia

Wahyu Sujatmiko

Abstract


Saat ini di Indonesia ketentuan laik fungsi harus dipenuhi bangunan hunian. Perlu dilakukan kajian standar dan peraturan keselamatan kebakaran pada bangunan tinggi dan kemungkinan penerapannya. Pada makalah ini dilakukan kajian terhadap kedua aspek tersebut. Untuk aspek pertama metoda yang dipergunakan adalah dengan kajian terhadap standar dan peraturan keselamatan evakuasi di Indonesia dan membandingkan dengan NFPA 101 selaku standar rujukan. Untuk aspek kedua dilakukan pemeriksaan terhadap bangunan kajian terkait pemenuhan standar dan peraturan keselamatan evakuasi. Objek studi adalah 9 buah bangunan residensial bertingkat tinggi yang terdiri atas 3 hotel dan 6 rusunami. Hasil kajian memperlihatkan bahwa peraturan keselamatan evakuasi pada Permen PU 26/2008 perlu direvisi terkait istilah dan definisi teknis untuk lebih disesuaikan dengan SNI Sarana Jalan Keluar dan standar rujukannya NFPA 101. Hasil kajian lapangan menunjukkan sejumlah bangunan tidak memenuhi ketentuan keselamatan evakuasi. Permen 26/2008 dan SNI Sarana jalan Keluar perlu dilengkapi dengan butir-butir peraturan berbasis preskriptif untuk masing-masing kelas bangunan dan konsep basis kinerja sesuai standar NFPA agar lebih mudah dan fleksibel dalam pemenuhan persyaratan sesuai kelas bangunan. Pemenuhan keselamatan evakuasi perlu dukungan riset berbasis kinerja.


Keywords


Evakuasi; keselamatan kebakaran; standar dan peraturan kebakaran laik fungsi; basis kinerja

Full Text:

PDF

References


[UU] Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

[UU] Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.

[Permen] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 Tahun 2008 tentang Proteksi Kebakaran Bangunan Gedung dan Lingkungan.

[Permen] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2007 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi.Penerapan Standar Keselamatan … (Wahyu Sujatmiko)

[Permen] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.

[SNI] SNI 03-1746-2000 tentang Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Sarana Jalan Keluar untuk Penyelamatan terhadap Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung.

Ahn, C., Kim, J., & Lee, S. 2016. An analysis of evacuation under fire situation in complex shopping center using evacuation simulation modeling. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 218: 24–34.

Balakhontceva, M., Karbovskii, V., Rybokonenko, D., & Boukhanovsky, A. 2015. Multi-agent Simulation of Passenger Evacuation Considering Ship Motions. Procedia - Procedia Computer Science, 66:140-149.

Bellomo, N., Clarke, D., Gibelli, L., Townsend, P., & Vreugdenhil, B. J. 2016. Human behaviours in evacuation crowd dynamics : From modelling to “ big data ” toward crisis management. Physics of Life Reviews, 18:1–21.

Capote, J. A., Alvear, D., Abreu, O., & Cuesta, A. 2012. Analysis of evacuation procedures in high speed trains fires. Fire Safety Journal, 49: 35–46.

Cote, R. dan G.E. Harrington, eds. 2012. NFPA 101 Life Safety Code Handbook-2012 edition. MA: NFPA.

Groner, N. E. 2016. A decision model for recommending which building occupants should move where during fire emergencies. Fire Safety Journal, 80: 20–29.

Haghani, M., & Sarvi, M. 2016. Human exit choice in crowded built environments : Investigating underlying behavioural differences between normal egress and emergency evacuations. Fire Safety Journal, 85: 1–9.

Hu, Y. 2016. Research on the Application of Fault Tree Analysis for Building Fire Safety of Hotels. Procedia Engineering, 135: 524–530.

Hurley, J. M. dan E. R. Rosenbaum. 2016, Performance-based Design. Chapter 37 dalam buku SFPE Handbook of Fire Protection Engineering edisi 5, Springer New York, USA. Hurley, J. M. dan E. R. Rosenbaum. 2015.Performance-base Fire Safety Design.

Boca Raton, FL: CRC Taylor and Francis. Kobes, M., Ira Helsloot, Baukede Vries, dan Jos G.Post. 2010. Building safety and human behaviour in fire: A literature review. Fire Safety Journal, 45: 1–11.

Kuligowski, E., Peacock, R., Wiess, E., & Hoskins, B. 2013. Stair evacuation of older adults and people with mobility impairments. Fire Safety Journal, 62: 230–237.

Peterson, Carl E, Steven F. Sawyer, eds. 1998. NFPA 1 Fire Prevention Code Handbook First edition. MA:NFPA.

SFPE. 2007. FPE Engineering Guide to Performance-Based Fire Protection, 2nd edition, MA: NFPA.

Spinardi, G. 2016. Fire safety regulation: Prescription, performance, and professionalism. Fire Safety Journal, 80: 83–88.

Sujatmiko, W. 2016. Pengembangan Kriteria Desain Pasif yang Memenuhi Kenyamanan Termal dan Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Rumah Susun Sederhana BertingkatTinggi. Disertasi. Bandung: ITB.

Sujatmiko, W., H. K. Dipojono, Soegijanto, dan F.X.N. Soelami. 2014. Performance-based fire safety evacuation in high-rise building flats in Indonesia - a case study in Bandung. Procedia Environmental Sciences, 20: 121-130.

Sujatmiko, W., H.K. Dipojono, Soegijanto, and F.X.N. Soelami. 2012. Problematic of high rise building flats in Indonesia based on thermal comfort and fire safety perspectives. Proceeding the 3th Intl. Seminar on Tropical Eco Settlements, Bandung: RIHS.

Tambunan, L. 2012. Studi Keselamatan Evakuasi pada Bangunan Rumah Sakit Beratrium. Disertasi. Bandung: ITB.]

Watts Jr., J.M. 2006. Fire Risk Indexing, Chapter 82 dalam buku SFPE Handbook of Fire Protection Engineering edisi 5. New York: Springer.,




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2016.11.116-127

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.