Aspek-Aspek Penjaminan Kinerja Teknis Komponen Arsitektur Pada Bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa Di DKI Jakarta

Andi Harapan Siregar

Abstract


Bukti empiris di lapangan menunjukkan bahwa kondisi teknis komponen arsitektur sangat berpengaruh pada kinerja bangunan rumah susun sederhana sewa. Terdapat 4 komponen arsitektur yang mempengaruhi kinerja teknis bangunan, yaitu: atap, dinding, lantai, dan utilitas. Kondisi teknis komponen bangunan ini dipengaruhi oleh: kualitas material, desain, kualitas pengerjaan, kondisi lingkungan luar serta perilaku penggunaan, dan perawatan. Tulisan ini dimaksudkan untuk menyampaikan berbagai aspek yang dipertimbangkan dalam penjaminan kinerja teknis komponen arsitektur bangunan rumah susun sederhana sewa, agar target umur bangunan 50 tahun yang ditetapkan pemerintah dapat dicapai. Aspek-aspek penjaminan kinerja teknis komponen arsitektur dikembangkan melalui skenario perancangan umur teknis setiap komponen arsitektur pada bangunan rumah susun sederhana sewa untuk menemukenali aspek-aspek sensitif yang mempengaruhi umur teknis tiap komponen arsitektur dan besaran pengaruhnya kepada umur teknis bangunan. Dalam penulisan ini diterapkan: 1) pendekatan studi pustaka terkait berbagai riset terdahulu yang kemudian dilakukan survei lapangan, 2) wawancara terhadap pengelola dan penghuni Rusunawa dan 3) dilakukan metode Delphi. Metode Delphi digunakan untuk menjaring berbagai pengetahuan para ahli dalam kinerja bangunan Rusunawa yang dipengaruhi oleh komponen arsitektur. Tiga aspek utama yang mempengaruhi kinerja teknis komponen arsitektur, yaitu: 1) kualitas material, 2) kualitas pengerjaan, dan 3) kualitas perawatan. Dengan menentukan umur teknis komponen arsitektur, pihak manajemen operasional bangunan dari Rusunawa dapat merencanakan tindakan yang dilakukan sepanjang umur teknis bangunan 50 tahun.

Keywords


Penjaminan kinerja teknis; komponen arsitektur; Rusunawa; metode Delphi; Jakarta

Full Text:

PDF

References


Appelqvist, Ingert, dan Ulf Keijer. 1994. Building Integrity - Interactions between Building Parts, Systems and The Actors of the Building Process.

Ashworth, Allan. 1996. “Estimating the Life Expectancies of Building Components in Life‐Cycle Costing Calculations.” Journal of Structural Survey 14 (2): 4–8.

Balaras, Constantinos, Popi Droutsa, Elena Dascalaki, dan Simone Kontoyiannidis. 2005. “Service Life Of Building Elements & Installations in European Apartment Buildings.” In International Conférence On Durability of Building Materials and Components. Lyon, 17-20 April 2005.

CSA. 1995. “S478-95: Guideline on Durability in Buildings.” Canadian Standards Association, Rexdale, Canada.

Duling, Mc, dan Johannes Jacobus. 2007. “Towards The Development of Transition Probability Matrices in The Markovian Model for The Predicted Service Life of Buildings.” Doctoral Thesis: University of Pretoria.

Gaspar, Pedro Lima, dan Jorge de Brito. 2005. “Assessment of The Overall Degradation Level of an Element, Based on Field Data.” In 10th DBMC International Conférence On Durability of Building Materials and Components. 17-20 April 2005.

Hitchcock, Robert J. 2002. “Metracker version 1.5: Life-Cycle Performance Metrics Tracking.”

Hovde, P J. 2005. “The Factor Method–a Simple Tool to Service Life Estimation.” In Proceeding of International Conférence On Durability of Building Materials and Components. Lyon: France: 17-20 April 2005.

Illingworth, John. 1993. Construction Methods and Planning. London: E & FN Spon.

ISO 15686-2. 2001. “Buildings and Construction Assets-Service Life Planning-Part 2: Services Life Prediction Procedures.” Geneva: International Standard Organisations.

Khuncumchoo, Non, Godfried Augenbroe, dan Linda Thomas. 2007. “Roof Maintenance Record Analysis toward Proactive Maintenance Policies.” In Proceeding of COBRA 2007. London: UK: RICS.

Kimpraswil. 2002. “Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Rumah Susun Sederhana.” Bandung: Pusat Litbang Permukiman.

Koles, G, R Hitchcock, dan M Sherman. 1996. “Metrics for Building Performance Assurance.” Lawrence Berkeley Lab., CA (United States).

Leppänen, Pekka, Sakari Pulakka, Mikko Saari, dan Hannu Viitanen. 1999. “Life-Cycle-Cost Optimised Wooden Multi-Storey Apartment Building.” Espoo, Finland: Technical Research Centre of Finland.

Marteinsson, Björn. 2005. “Service Life Estimation in The Design of Buildings: A Development of The Factor Method.” Sweden: KTH Research School, Center for Built Environment. Thesis.

Mayer, P D, dan K P Bourke. 2005. “Durability Rankings for Building Component Service Life Prediction.” In 10th International Conference on Durability of Building Materials and Components, Lyon, France, 546–53. 17-20 April 2005.

O’Sullivan, D T J, M M Keane, Dennis Kelliher, dan Robert J Hitchcock. 2004. “Improving Building Operation by Tracking Performance Metrics Throughout The Building Lifecycle (BLC).” Energy and Buildings 36 (11): 1075–90.

Preiser, Wolfgang. 2006. Assessing Building Performance. Diedit oleh Jacqueline Vischer. Routledge.

Shohet, I M, M Puterman, dan E Gilboa. 2002. “Deterioration Patterns of Building Cladding Components for Maintenance Management.” Construction Management & Economics 20 (4): 305–14.

Silva, Nayanthara De, Malik Ranasinghe, dan Chathura Ranjan De Silva. 2016. “Risk Analysis in Maintainability of High-Rise Buildings Under Tropical Conditions using Ensemble Neural Network.” Facilities Management 34: 1–30.

Teo, Evelyn Ai Lin, M Y L Chew, dan Harikrishna Narasimhan. 2005. “An Assessment of Factors Affecting the Service Life of External Paint Finish on Plastered Facades.” In 10th International Conference on Durability of Buildings Materials and Components (DBMC), 570–82. Lyon, França: 17-20 April 2005.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.