Karakteristik Limbah Tailing Sebagai Bahan Baku Mortar Siap Pakai

Adhi Yudha Mulia, Indriansi Nirwana Sari

Abstract


Pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua masih tertinggal, disebabkan oleh mahalnya biaya konstruksi, dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Provinsi Papua tahun 2016 mencapai 239,98. Salah satu solusi adalah memanfaatkan limbah tailing sebagai bahan bangunan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan komposisi mortar siap pakai berbahan baku tailing yang memenuhi persyaratan teknis dan aman bagi lingkungan. Penelitian ini meliputi rangkaian pengujian laboratorium untuk mengetahui komposisi kimia, karakteristik fisik dan gradasi tailing, karakteristik mekanik mortar, serta toksisitas tailing, campuran mortar dan produk mortar (campuran mortar ditambah air). Sampel tailing diambil di antara mile area (MA) 205 dan MA 227 di area pengendapan ModADA. Hasil uji komposisi kimia menunjukkan kandungan SiO2, Fe2O3, dan Al2O3 mencapai 68,8%. Analisis gradasi dan karakteristik fisik juga memenuhi persyaratan sebagai agregat halus. Komposisi mortar untuk plesteran, thinbed bata ringan dan finishing plaster dengan variasi filler kapur dan abu terbang memenuhi persyaratan kuat tekan, kecuali finishing plaster dengan filler abu terbang. Hasil uji TCLP terhadap 3 (tiga) fase tailing memenuhi persyaratan ambang batas untuk limbah B3. Berdasarkan hal tersebut, tailing memenuhi persyaratan teknis dan sebagian persyaratan toksisitas sebagai bahan baku mortar siap pakai. Apabila akan dikomersialisasikan, penulis merekomendasikan untuk dilakukan uji skala produksi, uji toksikologi Lethal Dose-50(LD50), serta analisis bisnis.


Keywords


Tailing; mortar; plesteran; thinbed bata ringan; TCLP(Toxicity Characteristic Leaching Procedure)

Full Text:

PDF

References


Argane, R., M. Benzaazoua, R. Hakkou, dan A. Bouamrane. 2015. “Reuse of Base-Metal Tailings as Aggregates for Rendering Mortars: Assessment of Immobilization Performances and Environmental Behavior.” Construction and Building Materials 96: 296–306. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2015.08.029.

———. 2016. “A Comparative Study on the Practical Use of Low Sulfide Base-Metal Tailings as Aggregates for Rendering and Masonry Mortars.” Journal of Cleaner Production 112: 914–25. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2015.06.004.

Badan Pusat Statistik. 2017. “Indeks Kemahalan Konstruksi Provinsi dan Kabupaten/Kota 2016.” Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Standardisasi Nasional. 2000. “SNI 03-2834-2000: Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.”

———. 2002a. “SNI 03-6820-2002: Spesifikasi Agregat Halus untuk Pekerjaan Adukan dan Plesteran dengan Bahan Dasar Semen.”

———. 2002b. “SNI 03-6825-2002: Metode Pengujian Kekuatan Tekan Mortar Semen Portland untuk Pekerjaan Sipil.”

———. 2014. “SNI 6882:2014: Spesifikasi Mortar untuk Pekerjaan Unit Pasangan (ASTM C270-10, IDT).”

Chen, Q Y, M Tyrer, Colin D Hills, X M Yang, dan Paula Carey. 2009. “Immobilisation of Heavy Metal in Cement-Based Solidification/Stabilisation: a Review.” Waste management 29 (1): 390–403.

Environmental Protection Agency. 1996. “EPA-902-B-96-001: Technical Assistance Document for Complying with the TC Rule and Implementing the Toxicity Characteristic Leaching Prosedure (TCLP).”

Fontes, Wanna Carvalho, Júlia Castro Mendes, Sidney Nicodemos Da Silva, dan Ricardo André Fiorotti Peixoto. 2016. “Mortars for Laying and Coating Produced with Iron Ore Tailings from Tailing Dams.” Construction and Building Materials 112: 988–95. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2016.03.027.

Gidley, James S, dan William A Sack. 1984. “Environmental aspects of waste utilization in construction.” Journal of environmental engineering 110 (6): 1117–33.

Gupta, Ramesh Chandra, Priyansha Mehra, dan Blessen Skariah Thomas. 2017. “Utilization of Copper Tailing in Developing Sustainable and Durable Concrete.” Journal of Materials in Civil Engineering. https://doi.org/10.1061/(ASCE)MT.1943-5533.0001813.

Irawan, RR, S Hardono, R Wijaya, F Yuliarti, N Visco, dan F Mulyana. 2014. “Potential Use of Cementation of Copper Tailing for Infrastructure Development in Papua.” In Proceedings of the 34th Annual Cement and Concrete Science Conference, and Workshop on Waste Cementation, diedit oleh Susan A. Bernal dan John L. Provis, 507–10. Sheffield: The University of Sheffield.

López, Isabel, Iñaki Fernández Olmo, dan Angel Irabien. 2006. “Mechanical Properties and Environmental Assessment of Mortars Containing Metallic Oxides.” Journal of Environmental Engineering 132 (8): 949–55.

Onuaguluchi, Obinna, dan Özgur Eren. 2012. “Recycling of Copper Tailings as an Additive in Cement Mortars.” Construction and Building Materials 37: 723–27. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2012.08.009.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. 2014. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Shettima, Ali Umara, Mohd Warid Hussin, Yusof Ahmad, dan Jahangir Mirza. 2016. “Evaluation of Iron ore Tailings as Replacement for Fine Aggregate in Concrete.” Construction and Building Materials 120: 72–79. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2016.05.095.

Tripathi, Bhavna, Anurag Misra, dan Sandeep Chaudhary. 2013. “Strength and Abrasion Characteristics of ISF Slag Concrete.” Journal of Materials in Civil Engineering 25: 1611–18. https://doi.org/10.1061/(ASCE)MT.1943-5533.0000709.

Wang, Wei, Yunliang Zhao, Hui Liu, dan Shaoxian Song. 2017. “Fabrication and Mechanism of Cement-Based Waterproof Material Using Silicate Tailings from Reverse Flotation.” Powder Technology 315: 422–29. https://doi.org/10.1016/j.powtec.2017.04.029.




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2018.13.53-60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.