Pencemaran Udara Akibat Kinerja Lalu-Lintas Kendaraan Bermotor Di Kota Medan

Indrayani Indrayani, Sri Asfiati

Abstract


Kegiatan manusia secara langsung atau tidak langsung maupun akibat proses alam menyebabkan kualitas udara turun sampai ke tingkat tertentu sehingga menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya. Semakin meningkatnya pertumbuhan suatu kota beriringan dengan meningkatnya kegiatan manusia dan bertambahnya jumlah kendaraan di perkotaan  maka mengakibatkan komposisi udara ambien mengalami perubahan kualitas. Terjadinya penurunan kualitas udara diakibatkan kendaraan bermotor di jalan yang padat. Akibat penurunan kualitas tersebut dapat mengganggu dan membahayakan lingkungan sekitar terutama manusia, hewan serta tumbuhan. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi di Kota Medan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, yaitu Jalan Gatot Subroto, Jalan Gagak Hitam, Jalan Sisingamangaraja. Dari hasil analisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) diketahui bahwa volume lalu lintas berpengaruh signifikan terhadap kualitas udara ambien. Umumnya pengaruh tersebut didominasi oleh angkutan barang sedangkan angkutan penumpang hanya memberikan pengaruh yang kecil, namun pengaruh tersebut dapat bertambah besar apabila volume lalu lintas padat di suatu jalan. Untuk besaran pengaruh kinerja lalu lintas terhadap kualitas udara ambien sebesar 28,07% dan sisanya di pengaruhi faktor lain. Hasil tersebut cukup besar untuk satu parameter pencemar udara di perkotaan.


Keywords


Pencemaran udara; lalu lintas; Kota Medan; ambien; partikel debu

Full Text:

PDF

References


Chandra, Budiman. 2007. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1997. “Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI).” Departemen Pekerjaan Umum.

Dwi Rima, Yunita. 2004. “Studi Kualitas Udara Di Persimpangan Jalan Berkaitan dengan Antrian Kendaraan Bermotor Di Kota Padang.” [Tesis]. Semarang: Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/11974/.

Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Nuraina. 2015. “Pengaruh Kepadatan Arus Lalu Lintas Terhadap Kualitas Udara Pada Ruas Jalan Tertentu Di Kota Lhokseumawe.” http://aina-kesling.blogspot.com.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. 1999. “Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.” Jakarta.

Raditya, Jevon. 2011. “Pengaruh Volume Kendaraan Terhadap Konsentrasi Pencemar NOx pada Udara Ambien di Pintu Tol: Studi Kasus Pintu Tol Cililitan 2.” [Laporan Penelitian]. Depok: Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia. http://lib.ui.ac.id.

Sumantri, Arif. 2013. Kesehatan Lingkungan. 3 ed. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tamin, Ofyar Z. 2000. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Undang-Undang No. 23 Tahun 1997. n.d. “Pengelolaan Lingkungan Hidup.”

Wicahyo, Yuli, Andita Rachmania, Hana Ratnaningrum, Soni Sopian Sonjaya, dan Umi Handayani. 2007. “Dampak Terhadap Kesehatan Dari Sumber Pencemar Udara.” Blog Jurnal Lingkungan. 2007. https://jurnalingkungan. wordpress.com/2010/02/12/sumber-dan-dampak-pencemar/.




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2018.13.13-20

Refbacks





Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.