Mitigasi dan Adaptasi Dampak Perubahan Iklim Melalui Penerapan Teknologi Hijau

Nana Terangna Ginting

Abstract


Perubahan iklim yang diakibatkan oleh pemanasan global merupakan tantangan yang paling serius dihadapi oleh negara-negara di dunia pada abad ke 21 ini.. Pada tahun 2100 diperkirakan suhu meningkat 1,5 0 4,5 derajat Celsius dan permukaan air laut akan naik hingga 15 – 95 cm. Dampak yang diperkirakan terjadi antara lain es dan glazier di kutub mencair, sejumlah pulau dan sebagian kota pantai tenggelam, berbagai keaneragaman hayati musnah, kerusakan terumbu karang, frekuensi bencana banjir, angin topan hujan badai, dan banjir, frekuensi kebakaran meningkat, penyebaran penyakit bertambah, hama penyakit tanaman bertambah. Di Indonesia pemanasan global akan berdampak kepada hambatan pertumbuhan ekonomi, menurunnya ketahanan pangan, meningkatnya gangguan kesehatan. Hasil penelitian mutakhir menunjukkan bahwa masalah pemanasan global terjadi karena tindakan manusia yang dimulai sejak revolusi industri 50 tahun terahir ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya-upaya adaptasi dan mitigasi dampak pemanasan global. Teknologi hijau merupakan salah satu upaya yang perlu dikembangkan sebagai upaya adaptasi dan mitigasi pemanasan global tersebut. Berbagai teknologi hijau telah tersedia dan telah diterapkan oleh beberapa negara maju dan negara berkembang.  Khusus pada bidang pelestarian sumber air dan pengolahan air limbah tersedia beberapa teknologi hijau antara lain teknologi taman biologi, taman buangan air limbah dan sanitasi ekologi.


Keywords


Pemanasan global; pembangunan berkelanjutan; teknologi hijau

Full Text:

PDF

References


Top Ecology, 2008, Product and Service Bio-Park (internet).

Planetary Coral Reef Foundation, 2008, Wastewater Garden,

Winblad U and Hebert M.S, 2004, Ecological Sanitation, Stockholm Environment Institute, Stockholm, Sweden.

Kelompok Kerja Pemanasan Global, 2002, Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, Promotor KPKC, Jakarta.

Harian Kompas, 01.12.2007, Dampak Pemanasan Global Bagi Negara Kita, Jakarta.

Gany, A.H.A, 2008, Implikasi Multi Dimensional Perubahan Iklim Global Menyongsong Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu, makalah kunci pada Kolokium Hasil-Hasil Litbang Sumber Daya Air, Bandung 23 -24 Juli 2008.

Green Technology, 2008, Strategy and Leadership for Clean and Sustainable Communities, http:// www.green-technology.org

Christine Werner et.al, 2005, Panning and Imlementation of Ecological sanitation Projects, GTZ

Pusat Litbang Sumber Daya Air. 2003. Penelitian dan Pengembangan Ekoteknologi untuk Pelestarian Sumber-sumber Air” Bandung: Badan Litbang Depertemen Pekerjaan Umum

Water and Sanitation Program-East Asia and the Pacific (WSP-EAP), 2007, Economic Impacts of sanitation in South East Asia Summary, World Bank East Asia and the Pacific Region.

Nana Terangna, 2006, Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga, Bahan Ceramah pada Pertemuan Dharma Wanita se-Indonesia, Bandung, 7 Juni 2006




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jurnalkim.v3i2.201

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




CC