Kajian Penerapan Penilaian Indeks Resiko Tempat Penimbunan Sampah Di Indonesia

Sri Darwati

Abstract


Di Indonesia terdapat 460 tempat penimbunan sampah terbuka di Indonesia (BPPT, 2008). Dari data Departemen PU 2006, disebutkan 95 % adalah penimbunan sampah terbuka. Dalam Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan Departemen PU, strategi yang akan dilakukan adalah melakukan rehabilitasi tempat penimbunan sampah terbuka menjadi sanitary landfill atau melakukan penutupan. Dalam pengambilan keputusan rehabilitasi tempat penimbunan sampah, diperlukan penilaian resiko lingkungan dan potensi bahaya, salah satunya dengan menggunakan metodologi IRBA (Integrated Risk Based Approach). Parameter yang dipertimbangkan dalam analisis IRBA dikategorikan atas 3 katagori yaitu kriteria lokasi (20 parameter), karakteristik sampah (4 parameter) dan karakteristik lindi (3 parameter) dan dilakukan pembobotan dan indeks sensivitas dari parameter yang diukur. Hasil dari penilaian adalah nilai indeks resiko dan potensi bahaya tempat penimbunan sampah dan tindakan yang disarankan dalam melakukan rehabilitasi. Sebagai contoh penerapan dilakukan penilaian resiko terhadap 5 kasus data tempat penimbunan sampah untuk dianalisis dalam penentuan tindakan rehabilitasi dan penentuan prioritas penanganan tempat penimbunan sampah. Dari kajian ini teridentifikasi potensi dan kendala penerapan IRBA dalam pengambilan keputusan rehabilitasi tempat penimbunan sampah.

Keywords


Tempat penimbunan sampah; indeks resiko; rehabilitasi; metode; penilaian

Full Text:

PDF

References


----. 2008. Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 tahun 2008: Pengelolaan Sampah. Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Lembaran Negara RI tahun 2008 No. 69.

----. 2006. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21/PRT/M/2006: Kebijakan dan Strategi Nasional Persampahan. Jakarta: Kantor Menteri Negara Pekerjaan Umum.

Kurian, J. et.all. 2005. A Decision Making Alat for Dumpsite Rehabilitation in Developing Countries. Centre for Environmental Studies, Anna University, Chennai-600025, India, Environmental Engineering and Management Program, Asian Institute of Technology, Thailand. Proceeding Sardinia 2005, tenth International Waste Management and Landfill Symposium. S Margherita di Pula, Cagliari, Italy, by CISA, Environmental Sanitary Engineering Centre, Italy.

Kurian J, et all and Visvanathan. 2008. Dumpsite Rehabilitation Manual, Project team, Anna University Chennai Centre for Environmental Studies, Chennai India, Asian Institute of Technology School of Environment, Resources and Development, Environmental Engineering and Management, Bangkok, Thailand.

------ TL ITB. 2009. Materi Kuliah Pengelolaan Sampah dan B3, TL 4002 Rekayasa Lingkungan. Program Studi Teknik Lingkungan, FTSL, ITB.

Novi Nuryani. 2008. Kajian Timbulan dan Alternatif Pengembangan Sistem Pengumpulan Sampah Baterai, (Studi Kasus: Kota Bandung). (NIM 15304076), S10 – Teknik Lingkungan, Digilib. Itb.Ac.Id




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2010.5.44-51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.