Kajian Masalah Ekologis Dalam Penataan Permukiman Di Kawasan Pesisir – Zona Atas Air

Aris Prihandono

Abstract


Masyarakat Suku Bajo yang hidup di Desa Kabalutan, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah merupakan satu diantara 61 masyarakat Bajo yang tersebar di seluruh perairan Sulawesi. Kepadatan bangunan yang tinggi, sanitasi dan persampahan yang belum di kelola, penggunaan terumbu karang untuk bahan bangunan, merupakan faktor yang mengganggu persyaratan hidup ekosistem terumbu karang. Upaya yang dapat ditempuh untuk mereduksi masalah tersebut antara lain penataan kembali permukiman masyarakat Bajo dan penerapan teknologi perumahan yang pro lingkungan dan diterima masyarakat. Penataan kembali permukiman secara teoritis dapat memberikan akses yang mencukupi bagi radiasi matahari untuk menyentuh dasar laut, sirkulasi air laut dan udara yang membawa nutrien dan oksigen serta karbon dioksida, sehingga fotosintesis biota laut dapat berjalan dengan baik. Penerapan teknologi sanitasi dan persampahan dimaksudkan untuk menjaga kejernihan dan menghindari terjadinya kontaminasi air laut serta substrate yang keras. Penerapan inovasi pengawetan komponen bangunan dan perbaikan struktur dimaksudkan untuk mengurangi kebutuhan akan material organik/ kayu, sehingga dapat menekan laju sedimentasi. Penerapan konsep rumah panggung serta jalan titian di atas air dimaksudkan untuk memberikan kemudahan sirkulasi air laut, udara, serta mobilitas masyarakat dengan menggunakan perahu. Baik penataan kembali permukiman maupun penerapan teknologi yang inovatif berangkat dari nilai-nilai tradisional dan kekayaan lokal sehingga diharapkan mempunyai tingkat akseptibilitas sosial yang tinggi

Keywords


Ekologi; terumbu karang; penataan permukiman; tradisional; potensi lokal

Full Text:

PDF

References


Ahda Mulyati Muluk, 2008. Tipologi Bentuk Rumah Tinggal dan Permukiman Suku Bajo Di Sulawesi Tengah. Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tadulako ahdamulyati@gmail.com.

Bappenas. 2011. Usaha Pencapaian MDGs di Indonesia. Diunduh 1 April 2011. http://www.targetmdgs.org/index.php?option=com_content&task=view&id=25&Itemid=12

Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Dardak, Hermanto. 2006. Perencanaan Tata Ruang Bervisi Lingkungan sebagai Upaya Mewujudkan Ruang yang Nyaman, Produktif, dan Berkelanjutan. Disampaikan dalam Lokakarya Revitalisasi Tata Ruang Dalam Rangka Pengendalian Bencana Longsor dan Banjir Yogyakarta, 28 Februari 2006)

Juhana. 2001. Arsitektur Dalam Masyarakat : Pengaruh Bentukan Arsitektur dan Iklim terhadap Kenyamanan Termal Rumah Tinggal Suku Bajo di Wilayah Pesisir Bajoe Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Semarang : Bendera.

Lauretta Burke, Elizabeth Selig, Mark Spalding. Terumbu Karang yang Terancam di Asia Tenggara Ringkasan untuk Indonesia. World Resources Institute dengan United Nations Environment Program-World Conservation Monitoring Centre, World Fish Center, dan International Coral Reef Action Network.

Pemda Kabupaten Tojo Una-una - Bappeda. 2010. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tojo

Una-una 2008-2028. Ampana: ------

Pusat Litbang Permukiman. 2010. Pengembangan Perumahan dan Permukiman Suku Bajo di Sulawesi Tengah. Laporan Interim. Makassar: -----

Permen PU Nomor 20/PRT/M/2007 tentang Pedoman Analisis Aspek Fisik dan Lingkungan, Ekonomi serta Sosial Budaya Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang. Jakarta : -----

Reklamasi.. http://www.kbrisingapura.com/docs/reklamasi bab3a.pdf . Diunduh 1 April 2011

Reklamasi Pantai Marina: http://syawal88.wordpress.com/2009/06/19/reklamasi-pantai-marina/ Diunduh 1 April 2010.

Sukmara, A., A.J. and C. Rotinsulu Siahainenia. 2001. Guide Coral Reef Monitoring for

Community-Based Method Manta Tow. CRMP. Special Publication. University of Rhode Island, Coasta Resources Center, Narragansett, Rhode Island, USA.

The Nature Conservancy | Coral Triangle Center |Jalan Pengembak No. 2 | Sanur, Bali | 80228 | Indonesia tel +62.361.287.272 | fax+62.361.270.737 | email info@coraltrianglecenter.org | coraltrianglecenter.org | nature.org.|iucn.org/themes/wcpa/biome/ma rine/seasia/seasia.html

Zacot, François Robert. 2002, Orang Bajo Suku Pengembara Laut : Pengalaman Seorang Antropolog. (translate) Paris. Ecole francaiser Extreme –Orient. Jakarta. KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jurnalkim.v7i3.113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




CC