Keefektifan Pengolahan Antara Abu Terbang dengan Karbon Aktif Terhadap Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK), Warna dan Logam Berat Air Lindi Sampah

Tibin Ruby Prayudi

Abstract


Penelitian pengolahan air lindi sampah dengan menggunakan abu terbang dan karbon aktif pada dosis tertentu dilatarbelakangi oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Mott dan Weber (1992), Viraraghavan dan Alfaro (1994), Vijender Sahu , R. P. Dahiya, K. Gadgil .(2005), yang menghasilkan bahwa abu terbang dapat menurunkan kandungan KOK, warna dan logam berat air buangan rumah tangga. Penelitian eksperimental di laboratorium dilakukan dengan pengadukan abu terbang dan karbon aktif dengan air lindi sampah pada kecepatan 100 rpm selama satu jam, pada dosis 15, 25, 35, 50, 100 dan 150 mg/liter. Hasil pengadukan didiamkan selama 30 menit lalu diperiksa Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK), Warna dan Logam Beratnya. Efektifitas abu terbang dan karbon aktif ditentukan pada perbandingan persentase perubahan parameter air baku dengan air hasil pengadukan air lindi sampah dengan abu terbang dan karbon aktif. Dari analisis data atau pembahasan ternyata dengan pemakaian abu terbang dapat menurunkan kandungan KOK sampai 100 %, dapat menurunkan kandungan  warna  sampai 99,72 %,  menambah kandungan  Fe sebesar 27,39%, menurunkan kandungan Zn sampai  91,57 %, dan menurunkan kandungan Cu sebesar 94,02 %, sedangkan dengan pemakaian karbon aktif penurunan KOK hanya 4,62 %, memperbesar kandungan warna, sebesar 14,47 %, menurunkan kandungan Fe sampai 27,65 %, menurunkan kandungan Zn  hanya 40,76 %, menurunkan kandungan Cu hanya 21,31%. Jadi pemakaian abu terbang akan lebih efektif dalam menurunkan KOK, warna, Zn,dan  Cu air lindi, sedangkan karbon aktif lebih efektif dalam menurunkan Fe air lindi. 


Keywords


Abu terbang; karbon aktif; air lindi; kebutuhan oksigen kimia (KOK)

Full Text:

PDF

References


Banerjee K., Cheremisinoff P. N. and Cheng S.L. 1995. Sorption of Organic Contaminants by Fly Ash in a Single Solute System. Environmental Science Technology. 29.

K. Vasantth Kumar, K. Subanandam, V. Ramamuthi and S. Sivanesan. 2004. Solid Liquid Adsorpation for Wastewaster Treatment Principle Design and Operation. Departemen of Chemical Engineering, Anna University. Chennai, India.

Mott H.V. and Weber W.J. 1992. Sorption of Low Molecular Weight Organic Contaminants by Fly Ash: Consideration of Enhancement of Cut of Barrier Performance. Environmental Science Technology. 26.

R. Qasim, Syed. Walter Chiang. 1994. Sanitary Landfill Leachate, Generation, Control and Treatment. Technomic Publishing Company, Inc. Switzerland.

Sukandarrumidi. 2006. Batubara dan Pemanfaatannya. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Viraragharan T. and Dronamraju M.M. 1992. Utilization of Coal Ash. Water Pollution Control. Journal Environmental Studies. 40.

Vijender Sahu, R.P. Dahiya, K. Gadgil. 2005. Fly Ash Based Low Cost Method for COD Removal from Domestic Waste Water. Centre for Energy Studies, Indian Institute of Technology, New Delhi.

--------, 2004. Studi Pengelolaan Limbah Fly Ash (Abu Terbang) dan Bottom Ash Sisa Pembakaran Batubara. Direktorat Pengusahaan Mineral dan Batubara. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.

--------, 2009. O-FISH: Filter Kimia, http://O-Fish.Com/Filter/filter_kimia.php.




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2009.4.139-147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.