Pengolahan Air Leachate Sampah dengan Teknologi Aerasi dan Filtrasi

Tibin Ruby Prayudi

Abstract


Masalah utama tempat pembuangan akhir sampah adalah terjadinya infiltrasi leachate yang akan mencemari tanah dan lapisan air tanah. Pengolahan leachate sampah dilakukan secara kimia atau biologi tergantung pada karakteristik leachate. Kurangnya kandungan oksigen terlarut akan menghambat proses biodegradasi sehingga kandungan zat organik leachate akan meningkat. Dari latar belakang di atas maka akan dilakukan uji coba pengolahan air leachate dengan teknologi aerasi. Uji coba dilakukan dengan tiga model yaitu proses aerasi dengan satu kali kebutuhan oksigen, proses aerasi dengan dua kali kebutuhan oksigen dan proses aerasi satu kali kebutuhan oksigen dilengkapi dengan penyaringan media pasir saringan pasir lambat. Dari ketiga uji coba ini akan dibandingkan hasil pengolahannya terhadap kandungan pH, warna dan COD leachate. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan penurunan yang bermakna antara pH, warna dan COD sebelum dan sesudah pengolahan dilakukan uji t sampel berpasangan dengan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Dari ketiga cara pengujian, pengolahan secara aerasi dengan dua kali konsumsi oksigen meningkatkan kandungan pH paling kecil yaitu 4,05 % dan pengolahan secara aerasi dengan satu kali konsumsi oksigen dan penyaringan, merupakan cara pengolahan paling tertinggi dalam persentase menurunkan kandungan warna yaitu 61,54 % dan menurunkan COD sebanyak 31,22 %. Melalui uji t sampel diperoleh hubungan yang kuat antara pH, warna dan COD sebelum dan sesudah pengolahan karena signifikasi perhitungan p> the signifikasi pada tabel α

Keywords


Konsumsi oksigen; aerasi; leachate; sampah; pH; warna; COD

Full Text:

PDF

References


Al-Shamrani, A.A., James, A., Xiao, H., 2002. Separation of Oil from Water by Dissolved Air Flotation.Colloida and Surfaces 2002;209

Burns, S.E., Yiacoumi,S., Tsouris, C., 1997. Microbubble generation for environmental and industrial separation. Separation and Purification Technology; 11:221-232.

Brian, Ellor, July 2002. Trade Effluent Policy Manager for United Utilities, Sita’s Arden Quarry Landfill Site. Technical Report (Arden, New Mills, Derby Shire, England).

G., Alaerts dan S.S. Santika, 1987. Metode Penelitian Air. Surabaya: Usaha Nasional.

Hunt, B., 1996. “Fine Bubble”, Mechanical Aeration.

P.A. Araoye, 2009. The Seaseonal Variation of pH and Dissolved Oxygen Concentration. International Journal of Physical Sciences Vol. 4 (5), pp 271-274.

Ralph E. Sechriesty, 1980. Relationship between Total Alkalinity, Conductivity, Original pH and Buffer Action of Natural Water. The Ohio Journal of Science 60 (5).

Rusten, B., 1984. Wastewater Treatment with Aerated Submerged Biological Filters, Journal Water Pollution Control Federation, 56, 424- 436.

S.E. Burns, S. Yiacoumi dan C. Tsouris, 1997. Microbubble Generation for Environmental and Industrial Separation. Georgia Institute of Technology Atlanta, USA.

Siobhan O.N., Yeung H., Gary O., 1997. Physical Modelling Study of the Dissolved Air Flotation Process. Water Environmental. Management 7:75-86.

SNI 06-2424-1991, Metode Pengujian Oksigen Terlarut dengan Titrimetrik.

SNI 06-6989-2004, Cara Uji Derajat Keasaman (pH) dengan Menggunakan Alat pH Meter.

SNI 6989.2.2009, Cara Uji Kebutuhan Oksigen Kimia (COD) dengan Refluks Tertutup secara

Spektrofotometri.

SNI 6989.80.2011, Cara Uji Warna secara Spektrofotometri.

Standard Methods for Examination of Water and Wastewater, 21St Edition, 2005. American Public Health Association.

Suman Mor, Khaiwal Ravindra, R.P. Dahiya, A. Chandra, 2009. Leachate Characterization and Assessment of Groundwater Pollution Near Solid Waste Landfill Site, Department of Chemistry University of Antwerp, Belgium.

Venkatesharaju K., Ravikumar P., Somashekar R.K., Prakash, K.L., 2010. Physico-Chemical and Bacteriological Investigation on the River Cauvery of Kollegal




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2013.8.39-44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.