Akurasi Perhitungan Faktor Langit dalam SNI 03-2396-2001 tentang Pencahayaan Alami pada Bangunan Gedung

Rizki Armanto Mangkuto

Abstract


Standar nasional Indonesia tentang pencahayaan alami pada bangunan gedung yang berlaku pada saat ini, SNI 03-2396-2001, merekomendasikan penggunaan faktor langit dari langit berawan seragam sebagai indikator ketersediaan pencahayaan alami dalam ruangan. Untuk menghitung faktor langit sebagai fungsi dari posisi relatif (L/D and H/D) dari suatu lubang cahaya vertikal tanpa kaca, disediakan tabel referensi yang dapat digunakan. Meskipun demikian, akurasi dari nilai-nilai yang terdapat dalam tabel tersebut tidak diketahui. Artikel ini melaporkan akurasi dari nilai-nilai tersebut dibandingkan terhadap nilai analitisnya. Dari perhitungan, ditemukan bahwa dari 11 dari 361 nilai yang ada dalam tabel memiliki galat relatif sebesar 10% atau lebih besar. Beberapa contoh hasil yang didapat menggunakan interpolasi nilai-nilai pada tabel dibandingkan dengan hasil yang didapat menggunakan persamaan analitik. Berdasarkan analisis, disarankan untuk menggunakan tabel referensi hanya untuk nilai L/D dan H/D yang berada di dalam rentang 0,1 ~ 6,0. Untuk nilai-nilai di luar rentang tersebut, disarankan untuk menggunakan persamaan analitik untuk menentukan faktor langit.


Keywords


Pencahayaan alami; faktor langit; Standar Nasional Indonesia; langit seragam; akurasi

Full Text:

PDF

References


[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2001. SNI 03- 2396-2001: Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung.

[CIE] Commission Internationale de l’Éclairage. 2006. CIE 171:2006 – Test cases to assess the accuracy of lighting computer programs.

[CIE] Commission Internationale de l’Éclairage. 2003. ISO 15469:2004 (E) / CIE S 011/E:2003–Spatial distribution of daylight–CIE standard general sky.

[CIE] Commission Internationale de l’Éclairage. 2014. CIE 215:2014 – CIE standard general sky guide.

Hopkinson, R.G., P. Petherbridge, J. Longmore. 1966. Daylighting. London : Heinemann. Longmore, J. 1968. BRS Daylight Protractors. London : HM Stationary Office.

Mangkuto, R.A. 2016. Validation of DIALux 4.12 and DIALux evo 4.1 against the analytical test cases of CIE 171:2006. LEUKOS: The Journal of the Illuminating Engineering Society of North America, 12(3), 2016: 139-150.

Moon, P., D.E. Spencer. 1942. Illumination from a non-uniform sky. Transcation of the Illumina- ting Engineering Society, 37(10): 707-726.

Seshadri, T.N. 1960. Equations of sky components with a “CIE standard overcast sky”. Proceedings of Indian Academcy of Science A, 51(5), 1960: 233-242.

Tregenza, P.R. 1989. Modification of the split-flux formulae for mean daylight factor and internal reflected component with large external obstructions. Lighting Research and Techno- logy, 21(3), 1989: 125-128




DOI: http://dx.doi.org/10.31815/jp.2016.11.110-115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright of Jurnal Permukiman ( e-ISSN: 2339-2975 ; print ISSN:  1907-4352 )

CC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.